ARTIKEL : Semangat Ilmiah dari Istana

Istana Ukhaidir di Padang Pasir Mesopotamia, 778 (Alle Abbildungen � Antiquities Baghdad)

SEMUA bermula dari sebuah kemenangan. Dinasti Abbasiyah berhasil menaklukkan seteru politiknya, Dinasti Umayah, pada paruh pertama abad kedua Hijriah (abad ke-8 M). Ibu kota kekhalifahan yang selama kekuasaan Dinasti Umayah berada di Damaskus pun dipindahkah ke Baghdad oleh Khalifah Abu Ja'far al-Mansur pada 145 H (762 M). Pemindahan itu jelas bukan tanpa alasan.

Baghdad dipilih setelah mempertimbangkan faktor strategis-politis dan geografis. Kekuatan pendukung Dinasti Abbasiyah terletak di kawasan Persia. Jika ibu kota tetap di Damaskus, posisi kekhalifahan yang baru seumur jagung sangat terancam oleh para pengikut Bani Umayah. Sementara, kalau Basra atau Kufah yang dipilih, kedua kota ini jauh dari Persia.


Sebelum ditetapkan sebagai pusat pemerintahan, Khalifah Abu Ja'far sudah mengirim sebuah ekspedisi untuk meneliti Baghdad secara geografis. Para ahli yang dikirim itu tinggal di kawasan Baghdad yang masih berupa perkampungan dalam beberapa musim yang berbeda. Mulai keadaan tanahnya, udara, hingga keadaan lingkungannya dinilai sangat baik untuk ibu kota.

Segera setelah laporan itu diterima, khalifah mengeluarkan perintah pembangunan kota yang namanya sudah tercatat dalam dokumen Raja Babilonia, Hammurabi (1792-1750 SM). Dalam bahasa Persia, Baghdad berarti ''pemberian Tuhan''. Konon, lebih dari 100.000 orang dikerahkan dalam pembangunan kota yang berbentuk bundar dan dikelilingi tembok kota setinggi 27 meter itu.

Istana Abbasiyah (Alle Abbildungen � Antiquities Baghdad) Di tengah-tengah Baghdad dibangun ''Istana Emas'', yang berdampingan dengan Masjid Jami al-Mansur. Tradisi keilmuan di Baghdad bertiup dari istana. Kalangan istana, terutama khalifah, amat bersimpati pada aliran pemikiran Mu'tazillah yang baru berkembang dan dipelopori Abu Hudzaifah Washil bin Atha' al-Ghazali. Aliran ini membuka peluang sebesar-besarnya pada akal manusia dan menjadikan skeptisisme sebagai dasar sikap untuk memahami segala hal.

Dasar-dasar rasionalisme seperti inilah yang sangat berpengaruh terhadap posisi Baghdad sebagai pusat ilmu pengetahuan dan kajian Islam selama lebih dari dua abad. Kemajuan di bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan di Baghdad jelas sekali tak lepas dari dukungan penuh kalangan istana. Pemerintah kala itu menghidupkan tradisi diskusi agama, filsafat, dan ilmu pengetahuan di kalangan ahlinya.

Gerakan penerjemahan karya-karya ilmiah berbahasa Yunani, Persia, Siria, bahkan bahasa India ke dalam bahasa Arab pun digalakkan. Khalifah Harun ar-Rasyid, khalifah kelima Bani Abbas yang memerintah selama 23 tahun (786-809 M), berhasil membangun lembaga ilmu pengetahuan yang disebut Bait al-Hikmah. Walau baru sebagai lembaga penerjemahan karya asing, Bait al-Hikmah memiliki arti sangat strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Fungsi Bait al-Hikmah kemudian diperluas lagi oleh penerus Harun ar-Rasyid, Khalifah Al-Ma'mun (813-830 M). Lebih maju dari khalifah sebelumnya, Al-Ma'mun dengan tegas menjadikan Mu'tazillah sebagai ideologi dan paham keagamaan resmi negara. Selama 20 tahun memerintah, ia menjadikan lembaga itu sebagai perguruan tinggi. Di situ pula ia membangun perpustakaan besar, dengan koleksi bacaan sangat lengkap, dan pusat kajian ilmiah, lengkap dengan ruang-ruang tempat para pakar berdiskusi. Malah, lembaga itu memiliki tempat khusus untuk mengobservasi bintang.

Langkah penting yang dilakukan Al-Ma'mun dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah mengirim utusan ke Roma. Dari Kaisar Leo Armenia, ia berusaha mendapatkan karya-karya ilmiah Yunani kuno untuk diterjemahkan. Pada tahap pertama, tim penerjemah yang dibentuknya mengalihbahasakan buku-buku di bidang pengobatan dan filsafat. Setelah itu, baru disiplin lain seperti matematika, astronomi, fisika, dan geografi.

Mesjid Jami Al-Khulafa di Baghdad (Alle Abbildungen � Antiquities Baghdad) Kemauan baik pemerintahan di bawah Bani Abbas untuk memajukan pendidikan dan ilmu pengetahuan ini menyebabkan pemikiran filsafat, ilmu pengetahuan, dan agama berkembang pesat. Bukan itu saja, banyak orang dari berbagai negeri mengalir ke Baghdad untuk menuntut ilmu. Pakar dari berbagai kota memilih bermukim di Baghdad untuk mengkaji dan mengembangkan ilmu kedokteran, matematika, kimia, fisika, astronomi, filsafat, sastra, musik, dan ilmu-ilmu agama.

Alhasil, dari kota ini muncul banyak nama ilmuwan dan filsuf besar Islam yang pemikirannya di kemudian hari banyak memberi pengaruh pada perkembangan dunia keilmuan dan filsafat di Barat. Semangat keilmuan yang dibawa khalifah di Baghdad bergaung dan menyebar ke banyak arah, dibawa oleh para pakar yang pernah belajar di Bait al-Hikmah.

Satu abad setelah masa gemilang Khalifah Al-Ma'mun, kekuasaan politik Bani Abbas merosot. Pamor kekhalifahan makin melorot, dan fungsinya mulai berubah sekadar simbol kesatuan umat. Kekuasaan politik terbagi-bagi di kalangan para kepala suku atau bangsawan. Pertentangan penganut aliran-aliran Islam, terutama kaum Sunni dan Syiah, kian memperburuk keadaan.

Namun, dalam carut-marut politik itu, semangat berpikir dan mengembangkan ilmu pengetahuan tak menyurut. Berbagai kegiatan intelektual pun menyebar, tak lagi terpusat hanya di Baghdad. Kalau dulu khalifah yang mendorong dan melindungi kegiatan keilmuan, kini para bangsawan dan kepala sukulah yang berperan. Para kepala suku bersaing dan beradu unggul mengembangkan ilmu pengetahuan.

Pemikiran-pemikiran kritis di berbagai bidang sejak itu tidak lagi hanya tumbuh terbatas di Baghdad. Dunia Islam sebelah barat, Kordoba dan Grenada, Spanyol, turut memegang peranan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Dari kedua kota itu pun lahir pemikir-pemikir besar Islam lainnya. Begitu pula Kairo dan Iskandariyah, yang juga memiliki perpustakaan setara dengan Baghdad.

Kubah Emas di Makam Al-Askari & Al-Hadi, Samarra (Alle Abbildungen � Antiquities Baghdad) Kedua kota itu turut memberi saham bagi perkembangan dunia Islam dan ilmu pengetahuan. Bani Fathimiyah di Mesir mendirikan kota Kairo. Di sana kaum penganut aliran Syiah-Ismailiyah ini mendirikan pula Universitas Al-Azhar. Maka, kemajuan ilmu pengetahuan dan filsafat di dunia Islam pun terbagi dalam tiga poros: Baghdad (termasuk Basra dan Kufah) di Irak, Kordoba-Grenada di Spanyol, dan Kairo-Iskandariyah di Mesir.

Filsuf besar Ibnu Rusyd, misalnya, adalah intelektual Islam yang lahir dari Kordoba. Pemikir yang di dunia Barat dikenal dengan sebutan Averoes itu meruntuhkan pemikiran ''sufistik'' yang dilahirkan Al-Ghazali dari ''mazhab'' Baghdad. Malah, intelektual besar lainnya, Ibnu Sina, muncul dari tempat yang sangat jauh di kawasan pantai selatan Laut Kaspia, yakni Bukhara.

Filsuf yang di dunia Barat dikenal dengan nama Aveciena itu sempat menerbitkan ensiklopedi kedokteran dan karya-karya filsafat. Ibnu Rusyd dan Ibnu Sina membawa pengaruh sangat besar pada perkembangan filsafat dan dunia keilmuan dunia Barat. Mereka menjadi faktor pendorong bagi timbulnya gerakan Renaisans dan humanisme.

Masa kejayaan ilmu pengetahuan, filsafat, dan pemikiran keagamaan di dunia Islam mulai surut sejak pertengahan abad ke-14 M. Yakni sejak bangsa Mongol di bawah Hulaghu Khan dan Timur Leng menyerang lalu melumatkan pusat-pusat dunia ilmu di Irak dan Iskandariyah. Sejak itu, enam abad sudah dunia Islam terlelap dan belum kunjung dapat meraih kembali masa yang gilang-gemilang itu.

ARTIKEL : Pertimbangkan Dua Juta TKI di Malaysia

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/11/24/3588416p.jpg

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh masyarakat agar melihat perkembangan hubungan antara Indonesia dan Malaysia dari berbagai aspek. Salah satu aspek yang harus dilihat adalah keberadaan 2 juta tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Malaysia.

"Ini jumlah tenaga kerja Indonesia yang terbesar di luar negeri. Tentu tenaga kerja membawa keuntungan bersama, baik Indonesia dan Malaysia," kata Presiden saat menyampaikan sikap terkait hubungan Indonesia-Malaysia di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta, Rabu (1/9/2010).
Selain itu, Presiden mengatakan, ada 13.000 pelajar dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Malaysia dan 6.000 pelajar Malaysia yang belajar di Indonesia. Selain itu, jumlah pelancung asal Malaysia adalah ketiga terbesar dengan jumlah 1,18 juta orang dari total 6,3 juta pelancung.
"Pelaburan Malaysia di Indonesia dalam lima tahun terakhir mencapai 285 projek dengan nilai 1,2 billion dollar AS. Pelaburan Indonesia di Malaysia mencapai 534 juta dollar AS. Perdagangan kedua negara

mencapai 11,4 billion dollar AS tahun 2009. Ini tunjukkan hubungan ekonomi kedua negara sangat kuat," kata Presiden.

"Indonesia dan Malaysia punya hubungan sejarah, budaya, dan kekerabatan yang sangat erat dan sudah terjalin ratusan tahun. Kita miliki tanggung jawab sejarah untuk memelihara dan melanjutkan tali persaudaraan ini," tambahnya.
"Hubungan Indonesia dan Malaysia adalah pilar penting dalam keluarga besar ASEAN. ASEAN akan tumbuh pesat dalam empat dekade ini antara lain karena kokohnya fondasi hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia. Namun, hubungan ini sangat kompleks dan tidak bebas dari masalah. Ada dalil diplomasi bahwa semakin dekat dan erat maka semakin banyak masalah yang dihadapi," ucap Presiden.

INFO : Puluhan Ribu Warga Malaysia Keturunan Sumatra

http://erabaru.net/images/stories/nasional/bengkulu.jpg

Bengkulu - Puluhan ribu warga Malaysia merupakan keturunan asli Sumatra Bengkulu. Mereka kini tergabung dalam Persatuan Malaysia-Bengkulu yang berpusat di Kuala Lumpur.

"Sekitar 60 ribu orang masyarakat Malaysia adalah keturunan Bengkulu, mereka bermukim dan menyebar di sejumlah wilayah Malaysia," kata pengurus Persatuan Malaysia-Bengkulu Heriyanto Aksya, di Bengkulu, Minggu (29/8).
Heriyanto mengatakan kebanyakan warga keturunan tersebut telah membaur dengan masyarakat pribumi dan pendatang lain yang berasal dari negara lain seperti China, India dan lainnya.
"Kalau dulu, sekitar tahun 1920 sangat mudah mendapatkan pengakuan kewarganegaraan, bahkan banyak warga keturunan yang menjadi pejabat pemerintahan di negeri jiran ini seperti wali kota dan pejabat lainnya," imbuh Wan Arifa, istri Heriyanto.
Wan Arifa sendiri merupakan warga negara Malaysia tetapi memiliki kakek yang berasal dari Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
Keduanya menjelaskan hubungan warga Malaysia dengan Bengkulu terus terjadi bahkan dilakukan dalam banyak hal seperti kegiatan sosial, budaya, termasuk pemerintahan.
"Misalnya saat gempa bumi pada 2006 persatuan kami turut memberikan sumbangan langsung, ikut kegiatan pariwisata serta hadir dalam berbagai kegiatan pelantikan pejabat pemerintah. Ini sebagai bentuk kepedulian serta kecintaan mereka kepada Bengkulu, termasuk Indonesia secara umum," katanya.
Bapak satu orang anak yang memiliki dua kewarganegaraan yakni Indonesia dan Malaysia ini mengatakan identitas tersebut dibuktikan beberapa bahasa daerah Bengkulu menjadi media komunikasi banyak masyarakat di negeri jiran.
"Masyarakat di sana juga sering menggunakan bahasa Bengkulu sebagai sarana komunikasi misalnya bahasa Bulang, dan bahasa Serawa. Tidak hanya masyarakat melayu saja, bahkan masyarakat pendatang lain yang berasal dari China serta India juga sering menggunakan bahasa Bengkulu ," ujar Heriyanto.
Selain Masyarakat Bengkulu di sejumlah wilayah negara Malaysia juga terdapat banyak bermukim warga dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sulawesi, Sumatera Barat, Jambi, Palembang, dan Jawa.
"Bahkan lambang negara bagian Selangor, Malaysia berbentuk bangunan rumah Minang, ya karena sebagian besar penduduk Malaysia adalah warga pendatang, termasuk dari Indonesia," ujarnya Wan Arifa.
Persatuan Malaysia Bengkulu adalah organisasi kedaerahan masyarakat Bengkulu yang terbentuk sekitar 1992 atas dasar keinginan terus membangun rasa kekeluargaan dan silaturahmi sesama masyarakat yang berasal dari Bengkulu.
Sementara keberadaan sekretariat Persatuan Malaysia-Bengkulu di Bengkulu sendiri mulai ada sejak tahun 2006 yang juga merupakan tempat tinggal pasangan Heriyanto Aksya dan Wan Arifa.
"Tempat ini adalah sarana yang bisa membantu segala keperluan yang berkaitan dengan organisasi ini, misalnya kalau ada anggota dari Malaysia yang akan berkunjung ke sini kami yang menghubungi pihak hotel untuk memesan kamar," katanya.(ant/waa)

INFO : Kisah Sheik Shakhbut




Sheik Shakhbut, bekas pemimpin Abu Dhabi, adalah salah satu dari beberapa pemimpin Arab yang mendapat rezeki nomplok saat ditemukannya sumber minyak di jazirah Arab. Namun penduduk Abu Dhabi selalu merasa heran, karena walaupun minyak telah disedot sedemikian banyaknya, uang yang dihasilkan dari penjualan minyak bumi itu tidak kelihatan 'jejaknya'.

Maka terjadilah perebutan kekuasaan, dan Sheik Shakhbut dapat digulingkan dari kekuasaannya. Selanjutnya, sebuah komisi dibentuk untuk mencari kemana perginya uang hasil minyak Abu Dhabi. Dari istana kerajaan terbongkarlah sebagian misteri ke mana 'perginya' uang-uang itu.

Selama pemerintahannya Sheik Shakhbut telah menyembunyikan uang-uang hasil penjualan minyak itu di seluruh bagian istananya, mulai dari di bawah kasur(katil), lemari, karpet dan tempat-tempat lain. Sulit untuk dihitung berapa banyak uang yang disembunyikan Sheik Shakhbut, namun sebagai gambaran saja, terdapat kira-kira uang kertas senilai 2 Juta Dollar yang telah rusak dimakan tikus.

ARTIKEL : Punca wanita bosan dengan cinta

Punca wanita bosan dengan cinta


Assalamualaikum dan selamat sejahtera,

BG terkejut beruk bangat membaca berita yang disiarkan di BH28/10/2010 yang bertajuk Kena simbah cuka akibat tolak cinta. Menurut berita, seorang lelaki bertindak menyimbah cuka getah ke muka bekas rakan sekerjanya bagi membalas dendam akibat cintanya tidak berbalas. Gadis malang itu melecur teruk di bahagian muka, tangan dan badan.

Di dalam akhbar Kosmo!29/10/2010 pula memetik “Hazreen teruk dipukul teman lelaki selepas putuskan hubungan, Pelajar UiTM koma dibelasah, yang melaporkan pelajar tersebut kini koma akibat kecederaan dalaman yang teruk di bahagian kepala. Semoga teman lelakinya cepat dapat ditangkap dan dihukum sewajarnya.

Terror sungguh lelaki zaman sekarang, semakin ramai pula yang mahu menyaingi Zionist yang bermaharajalela menzalimi rakyat Palestine... aduhai... BG sangat bersimpati atas apa yang berlaku kepada dua gadis di atas. Nauzubillah, minta dijauhkan perkara sebegini terjadi lagi.

Agak sukar untuk kita jangka, orang yang kita kenali dan sayangi, sanggup bertindak kejam sehingga mengakibatkan kecederaan kekal atau meniti maut seperti yang berlaku kepada mangsa-mangsa ‘si pendek akal’ dalam petikan berita di atas. Jika kita lihat peristiwa di atas, tindakan kejam sebegini mungkin berpunca akibat tidak dapat menerima kenyataan dan amat mencabar kelelakian mereka yang dibuang direject oleh orang yang disayangi.

“Saya sudah tidak cintakan awak lagi. Cukup di sini saja hubungan kita” ....kalimah ini walaupun nampak sangat mudah diucapkan, tetapi ia sangat menghiris perasaan, apatah lagi jika diucapkan oleh seorang yang disayangi setengah mati. Bagi lelaki, ayat ini cukup tidak digemari kerana ia mencabar kelelakian mereka.

Bagi lelaki yang pernah atau akan mendengar ayat sebegini, jangan sesekali anda menjerit atau mengambil keputusan bodoh seperti yang berlaku dalam berita di atas. Sebaliknya, tarik nafas panjang-panjang dan cubalah berfikir dengan waras.

Rasa cinta tidak boleh dipaksa sebaliknya ia datang dari hati. Kalau pasangan sudah tidak menyukai anda lagi, cubalah bermuhasabah diri, buat post mortem dan cari apakah puncanya. BESAR kemungkinan anda punca utamanya. Cuba semak punca yang sempat dikupas dalam entry kali ini :

1 – Bosan dengan ikatan cinta

Ada sesetengah wanita yang tidak boleh hidup tanpa cinta. Bagi mereka, cinta umpama makanan harian seperti mimegi nasi. Bukan saja wanita, ada juga lelaki yang begini. Ada pula yang sangat bosan berkasih dengan orang yang sama sementelah jika mereka sudah menjumpai lelaki yang jauh lebih baik daripada anda.

Jadi sebagai lelaki, kalau sudah selalu sangat pasangan anda melahirkan rasa bosan kepada anda, sedar-sedarlah diri kerana mereka sebenarnya bosan dengan sikap anda yang mungkin tidak berubah. Meletakkan perumpamaan, anda berkahwin selama 15 tahun tetapi selama 15 tahun itu jugalah anda tidak perihatin atau mengucapkan ‘selamat hari lahir sayang’ bila tiba harijadinya, adakah rasa cinta itu akan wujud? Kalau sekali dua mungkin mereka akan menerimanya, tetapi jika anda masih gitu-gitu macam apek juga, ketahuilah, ia sangat membosankan.

2 – Bertemu dengan insan lain

Salah satu sebab mengapa wanita bosan dengan anda adalah kerana dia sudah bertemu dengan lelaki lain yang lebih baik daripada anda. Ini termasuklah dari segi rupa paras, penampilan, kewangan, pekerjaan dan banyak lagi aspek lain. Sebelum mendirikan rumahtangga, wanita biasanya akan mencari lelaki yang boleh memberi perlindungan untuk mereka. Mereka mahukan lelaki yang benar-benar boleh menjaga mereka sehingga ke tua. Tetapi kalau dia sudah bertemi orang lain yang jauh lebih baik daripada anda, sudah tentulah anda bukan lagi menjadi pilihannya.

3 – Berasa diri terabai

Tidak semua wanita memandang wang sebagai pakej utama dalam memilih lelaki. Sebaliknya, mereka mahukan lelaki yang boleh menjadi pelindung, mampu memberikan mereka kasih sayang dan perhatian.

Kalau wanita terasa dirinya diabaikan, pasti sukar untuk anda memenangi hatinya semula. Hati wanita, sekali pun dilihat lembut tetapi apabila sudah keras, baling ke dinding pun tidak dapat memecahkannya lagi.

4 – Anda tidak lagi dipercayai

Cinta umpama masa berlalu. Ia tidak akan menoleh ke belakang atau mengundur, sebaliknya akan terus berputar mengikut peredaran masa. Ketika menjalinkan hubungan, mungkin ada di antara sikap anda yang memualkan dirinya.

Mungkin juga sikap anda yang kaki perempuan, kaki tangan atau kaki temberang, membuatkan jiwa wanitanya memberontak. Apabila telah tiba masanya, mungkin timbul rasa bosan tahap gaban, dia tidak akan menoleh ke belakang lagi dan tidak akan teragak-agak untuk meninggalkan anda yang mungkin pada ketika itu baru terhegeh-hegeh hendak berubah. Jadi berhati-hatilah, kerana bila hati wanitanya dilukai, anda juga yang akan terasa lukanya.

Sebenarnya, cinta memerlukan pengertian. Keduanya saling memerlukan, baik lelaki mahupun perempuan. Allah menjadikan manusia itu berpasang-pasangan. Sudah tentu fitrah ini dipenuhi oleh setiap insan. Namun, apabila kerap dikhianati, tidak diperdulikan, dikecewakan atau seumpamanya, sudah tentu rasa cinta itu akan pudar.

Jadi sebelum anda terus kecewa, berhati-hatilah kerana bila rasa cinta itu hilang, barulah anda menyedari bahawa dia adalah insan yang terbaik buat anda.

Semoga menjadi renungan yang bermanafaat....

Rujukan tips dari MW#1384

--
~ 睡眠不足のママ ~
http://laman-seri.blogspot.com
http://little-kiosk.blogspot.com
Everyone thinks of changing the world, but no one thinks of changing himself. – Leo Tolstoy

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Firman Allah SWT :
[7:179] Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Hadis Rasulullah SAW:
Dari Abu Hurairah r.a., dari Rasulullah SAW., sabdanya: "Siapa yang tasbih tiga puluh tiga kali, tahmid tiga puluh tiga kali, takbir tiga puluh tiga kali, jadi jumlahnya sembilan puluh sembilan kali, kemudian dicukupkannya seratus dengan membaca: "La ilaha illallahu wahdahu la syarikalahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadir. Maka diampuni Allah segala kesalahannya, walaupun sebanyak buih di lautan." (Hadis riwayat Muslim)
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

INFO : Apa yang ada pada tarikh 26 ?

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berAKAL" - Al-Imran 190

Bencana Tahun 1500-2000:
26 Jan 1531 gempa bumi di Lisbon, Portugal, 30.000 orang tewas
26 Jan 1700 gempa di Laut Pasifik, dari Vancouver Island, Southwest Canada off British Columbia hingga Northern California, Pacific Northwest,USA. Dikenal sebagai megathrust earthquake.
26 Jul 1805 gempa bumi di Naples, Calabria, Italy, 26.000 orang tewas
26 Aug 1883 Gunung Krakatau meletus, 36.000 orang diperkirakan tewas
26 Dec 1861 gempa bumi di Egion, Yunani
26 Mar 1872 gempa bumi di Owens Valley, USA
26 Aug 1896 gempa bumi di Skeid, Land, Islandia
26 Nov 1902 gempa bumi di Bohemia, sekarang Czech Republic
26 Nov 1930 gempa bumi di Izu
26 Sep 1932 gempa bumi di Ierissos, Yunani
26 Dec 1932 gempa bumi di Kansu, Cina, 70.000 orang tewas
26 Okt 1935 gempa bumi di Colombia
26 Dec 1939 gempa bumi di Erzincan, Turki, 41.000 orang tewas
26 Nov 1943 gempa di Tosya Ladik, Turki
26 Dec 1949 gempa bumi di Imaichi, Jepun
26 Mei 1957 gempa di Bolu Abant, Turki
26 Mar 1963, gempa bumi di Wakasa Bay, Jepang
26 Jul 1963 gempa bumi di Skopje, Yugoslavia, 1.000 orang tewas
26 Mei 1964 gempa bumi di S. Sandwich Island
26 Jul 1967 gempa bumi di Pulumur, Turki
26 Sep 1970 gempa bumi di Bahia Solano, Colombia
26 Jul 1971 gempa bumi di Solomon Island
26 Apr 1972 gempa bumi di Ezine, Turki
26 Mei 1975 gempa bumi di N. Atlantic
26 Mar 1977 gempa bumi di Palu, Turki
26 Dec 1979 gempa bumi di Carlisle, Inggris
26 Apr 1981 gempa bumi di Westmorland, USA
26 Mei 1983 gempa bumi di Nihonkai, Chubu, Jepang
26 Jan 1985 gempa bumi di Mendoza, Argentina
26 Jan 1986 gempa bumi di Tres Pinos, USA
26 Apr 1992 gempa bumi di Cape Mendocino, California, USA
26 Okt 1997 gempa bumi di Italia

Tahun 2000 - kini

Tsunami di Aceh tanggal 26 Desember'04, Gempa Jogja 26 Mei 2006, Tasik gempa 26 Jun 2010, Tsunami Mentawai 26 Oktober 2010, Merapi Meletus 26 Oktober 2010.

Ada apa dengan 26.? Trnyata..dlm alquran, jus 26 surat asy-syu'ara yg didalamnya pngertian tntg azab Allah... Subhanallah

Tg Hardi
htt://www.satarhypro.rahsiahypro.com/

Bekas Calon BN Maki Hamun Rombongan MB

Oleh M Fakih

Image Hosted by ImageShack.usGUA MUSANG, 30 Okt:  Bekas calon BN Pengkalan Chepa, Nor Idris memaki hamun Menteri Besar, Tuan Guru Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat ketika menziarahi rumah bekas Adun Galas, Haji Omar Mohamad, sebentar tadi. (GAMBAR: Mohd Nor Idris memaki rombongan MB Kelantan di rumah bekas Adun Galas)Kejadian yang mengejutkan itu berlaku ketika Tuan Guru Nik Abdul Aziz menziarah bekas wakil rakyat Dun Galas dari Semangat 46 di Kampung RPT Sungai Terah

selepas merasmikan mesyuarat agung Persatuan Ibu Bapa dan Guru-Guru (PIBG) Maahad Muhammadi Gua Musang.

Rombongan Menteri Besar yang turut disertai anggota Exco kerajaan negeri, Datuk Mohd Amar Abdullah, calon PAS, Dr Zulkefli Mohamed dan pegawai-pegawai kanan Yayasan Islam Kelantan (Yik).
Sebaik sahaja Tuan Guru Nik Abdul Aziz tiba, Haji Omar yang berada di dalam rumah keluar menyambut mesra kehadiran Menteri Besar dan rombongannya.
Kemudian tuan rumah mempersilakan Tuan Guru Nik Abdul Aziz masuk dan diikuti anggota rombongan. Bagaimanapun ketika tiba di ruang tamu Nor yang juga bekas pensyarah Akademi Islam Universiti Malaya enggan bersalam dengan Menteri Besar.
Sebaliknya beliau terus menengking dengan mempersoalkan mengapa PAS berkawan dengan DAP.
“Ana tidak mahu bersalam dengan anta selagi PAS berkawan dengan DAP,” kata Nor dengan suara nyaring.

Dengan suara yang keras dengan dilaungkan sekuat hati beliau mengajak Mursyidul Am PAS berdebat.
Ekoran itu Mohd Amar cuba menenangkan keadaan dan meminta Ustaz Nor bertenang, namun pada awalnya beliau enggan dan terus menegangkan urat lehernya.
(Gambar: Bekas Adun Galas, Haji Omar (baju batek biru) menyambut Nik Aziz dan rombongan dengan mesra tetapi Mohd Nor yang ada di situ memaki orang)
Beliau yang memakai baju kameja biru tertera gambar 1Malaysia enggan mendengar nasihat anggota Exco terbabit sehingga menyebabkan anggota rombongan lain cuba menangkan keadaan.
Sebagai tetamu kita hendaklah menghormat tuan rumah. Kita sama-sama tetamu. Saya datang bukan hendak berbahas dengan sesiapa cuma hendak menziarahi tuan rumah,” kata Menteri Besar.
Ustaz Nor terus menengking dengan mengatakan semuanya hendak berpolitik.
Ketika tuan rumah mengangkat air, Menteri Besar meminta Ustaz Nor minum air dahulu bagi menyejukkan emosinya.

Haji Omar hanya memerhati telatah Ustaz Nor yang dianggap boleh mencemarkan imejnya sebagai tuan rumah kerana menengking Menteri Besar yang datang ke rumahnya.
Beliau merupakan bekas Adun Semangat 46 Dun Galas dua penggal pada 1990 dan 1995. Bagaimanapun kerusi  itu dirampas semula BN pada pilihan raya 1999 dan 2004 melalui Mohd Saufi Deraman.
Ustaz Nor pernah bertanding di kerusi parlimen Pengkalan Chepa menentang Mohd Amar.
Mohd Amar yang juga Timbalan Pesuruhjaya PAS Kelantan ketika ditemui kemudian melahirkan rasa di atas sikap pemimpin Umno terbabit yang langsung tidak menghormati tetamu yang berkunjung.

“Beliau bukannya tuan rumah untuk menengking tetamu yang datang. Tuan rumah tidak ada masalah cuma Ustaz Nor yang tidak ada kaitan dengan tuan rumah tiba-tiba tidak dapat menahan emosi,” katanya.
Seorang pegawai Yik menyifatkan orang yang waras tidak mungkin menengking orang lain tak tentu pasal.
Aksiden yang berlaku itu menambah lagi koleksi ketempangan kempen Umno. Ia secara langsung mencemarkan moral Umno yang masih terkial-kial  mencari arah.
Bekas calon BN maki hamun rombongan MB

iklan

 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 . |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights

DesignBlog BloggerTheme comes under a Creative Commons License.This template is free of charge to create a personal blog.You can make changes to the templates to suit your needs.But You must keep the footer links Intact.